Produk Digital

Arahan Wapres Usai Terima Laporan Rencana Kerja MES


JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan sejumlah arahan kepada jajaran pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) periode 2021-2023. Hal ini berkaitan rencana program kerja prioritas selama 100 hari MES yang dilaporkan kepada Wapres di rumah dinas wapres, Selasa (9/3) kemarin.

Pertama, Wapres meminta agar dilakukan reformasi perpajakan untuk lembaga keuangan syariah (LKS) agar dapat berkompetisi."Reformasi perpajakannya ini, tapi yang sifatnya untuk bank syariah atau Lembaga Keuangan Syariah, sehingga karena sistem konvensional tentu tidak sama,” kata Wapres dalam siaran persnya, Selasa (9/3).

Wapres juga menekankan pentingnya pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia menilai usaha tersebut harus dilindungi dari persaingan usaha yang tidak seimbang, yang dapat melemahkan dan diberi kekuatan supaya bangkit.

“Perlindungan dan penguatan, bagaimana dia dilindungi bagaimana dia dikuatkan,” kata Ma'ruf.

Wapres juga menguraikan mengenai arus baru ekonomi Indonesia yang harus dirubah sistemnya, salah satunya dengan kerja sama antara pengusaha besar dan pengusaha kecil. Sebab, pemberdayaan ekonomi umat bukan membenturkan antara yg kuat dan lemah tetapi membangun kemitraan.

Di sisi lain, Wapres juga membahas mengenai industri halal yang sangat berpotensi berkembang di Indonesia, mengingat mayoritas penduduknya beragama muslim, dengan kekayaan alam yang beragam di masing-masing daerah. 

“Ekosistem yang harus dibangun untuk industri halal,” ujarnya.

Ia menambahkan, program kerja prioritas yang direncanakan oleh MES merupakan langkah awal yang dapat memicu perkembangan ekonomi syariah. Karena itu, ia mendorong prioritas ini benar benar dijalankan.

Wapres juga menyampaikan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) merupakan babak baru pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Ia pun berharap program MES dapat mewujudkannya.

“Mudah-mudahan program-program yg tadi keluar dari MES itu implementasi dari babak baru KNEKS,“ harapnya.

Arah kebijakan program Masyarakat Ekonomi Syariah terdiri dari 4 program, antara lain, pengembangan pasar industri halal di dalam dan luar negeri, pengembangan industri keuangan syariah nasional, investasi bersahabat yang melibatkan pengusaha di daerah, dan pengembangan ekonomi Syariah dari pedesaan secara berkelanjutan. Pengurus Pusat MES juga telah mengusulkan 81 Program Kerja Masyarakat Ekonomi Syariah.

Sejumlah pengurus MES yang hadir dalam rapat diantaranya Menteri BUMN sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Harian MES Erick Thohir,  Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki sebagai Wakil Ketua Umum I, Menteri Perdagangan sebagai Wakil Ketua Umum II Muhammad Lutfi, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia sebagai Wakil Ketua Umum III.

Lalu ada Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim, Sekretaris Jenderal MES Iggi Haruman Achsien, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi sebagai Bendahara Umum MES.

Sementara Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, Staf Khusus Wapres Bambang Widiyanto, dan Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi. []

Sumber : Republika


Share on Google Plus

About PebisnisMuslim.com

PebisnisMuslim.com adalah situs informasi bisnis dan ekonomi Islam yang dikelola oleh Pebisnis Muslim Group.

0 komentar:

Posting Komentar