Telkom Diminta Bantu Digitalisasi BUMN Lain


JAKARTA -- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mendorong akselerasi digitalisasi BUMN dalam menghadapi pandemi maupun pascapandemi. Kementerian BUMN menunjuk PT Telkom Indonesia menjadi digital hub atau pusat digitalisasi bagi perusahaan BUMN lainnya.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, situasi pandemi mengubah perilaku masyarakat yang berdampak pada aktivitas bisnis BUMN. Transformasi digital BUMN mampu menjadi penggerak akselerasi pemulihan ekonomi nasional.

"Dampak Covid-19 secara signifikan pengaruhi seluruh perusahaan, tak kecuali BUMN," ujar Kartika dalam BRI Group Economic Forum 2021 di Jakarta, Kamis (28/1).

Kementerian BUMN telah menyusun strategi dan respons cepat dalam menjaga keberlangsungan dan inovasi karena Covid-19. Selain memastikan suplai bahan pokok hingga restrukturisasi BUMN, Kartika menyebut transformasi digital menjadi langkah serius Kementerian BUMN dalam mendorong BUMN beradaptasi di saat pandemi dan setelahnya.

Kata Kartika, Kementerian BUMN menunjuk PT Telkom Indonesia menjadi digital hub atau pusat digitalisasi bagi perusahaan BUMN. Sebab tidak seluruh BUMN memiliki kemampuan yang sama dalam melakukan digitalisasi. Oleh karena itu, Telkom akan mendukung akselerasi digitalisasi terhadap sejumlah BUMN agar adaptif dalam melihat perubahan perilaku dan mencari peluang.

"Inovasi digital ini untuk mendapatkan kesempatan berbagai sektor agar pascapandemi nanti bisa kontribusi dalam pemulihan ekonomi dan tingkatkan daya saing," lanjut Kartika.

Kartika mengungkapkan, upaya transformasi digital akan menyasar pada sejumlah sektor yang masih menjalani bisnis secara konvensional. Seperti sektor transportasi, logistik, hingga pelayanan kesehatan.

"Telkom bisa mendukung BUMN-BUMN lain untuk digitalisasi di berbagai sektor," kata Kartika menambahkan. []

Sumber : Republika

Share on Google Plus

About PebisnisMuslim.com

PebisnisMuslim.com adalah situs informasi bisnis dan ekonomi Islam yang dikelola oleh Pebisnis Muslim Group.

0 komentar:

Posting Komentar