Amati Perilaku Digital Konsumen di Masa Pandemi, Google Berikan 5 Rekomendasi Strategi untuk Brand


 

Google mengamati pergeseran tren perilaku digital konsumen selama masa pandemi. Perilaku ini kemudian dirangkum dalam laporan terbaru Google bertajuk Year in Search 2021: Look Back to Move Your Business Forward yang menyajikan tren konsumen, baik yang diamati di masyarakat luas maupun melalui lensa spesifik industri.

“Orang Indonesia membuka Google Search untuk mencari ide dan inspirasi, tetapi juga untuk memahami perubahan dan tantangan yang dihadirkan oleh pandemi. Laporan ini sungguh dapat membantu brand dan pemasar mengidentifikasi pergeseran utama perilaku konsumen dan apa yang harus diketahui ke depannya,” ujar Yolanda Sastra, Head of Ads Marketing, Google Indonesia, dalam diskusi virtual, Selasa (22/2/2022).

Dalam laporan tersebut, Google melihat bagaimana sejumlah sektor utama mengalami perubahan dalam periode satu tahun yang sama dari Agustus 2020-Agustus 2021.

Misalnya, pada sektor perawatan kecantikan dan diri, orang Indonesia ingin tahu tentang jenis produk baru, dengan minat penelusuran naik 133% untuk “ceramides” dan lebih dari 30 kali lipat untuk “bakuchiol”. Perawatan pria juga mengalami peningkatan penelusuran untuk “serum pria” sebesar 57% dan “facial wash men” (sabun muka pria) sebesar 62%.

Kemudian, pada sektor keuangan, makin banyak orang Indonesia berusaha menambah pengetahuan keuangan mereka untuk menyiapkan masa depan, dengan kenaikan penelusuran “belajar investasi” sebesar 83% dan “aplikasi investasi” sebesar 70%.

Pergeseran perilaku konsumen juga terjadi di sektor makanan dan minuman yang menunjukkan orang Indonesia mencari opsi makanan yang lebih sehat, dengan penelusuran makanan “plant-based” yang naik 233% dan “susu rendah lemak” yang naik 69%.

Di sektor media dan hiburan, game kian digemari dengan peningkatan penelusuran “mabar online” sebesar 70%, “walkthrough video game” sebesar 30%, dan topik terkait kompetisi e-sport sebesar 200%.

Sementara di sektor teknologi, ulasan online bertambah populer, dengan peningkatan penelusuran “rekomendasi hp” sebesar 38% dan “rekomendasi elektronik” sebesar 78%.

Adapun di sektor transportasi dan perjalanan, konsumen di Indonesia menjadi lebih sadar akan pentingnya mengurangi emisi, dengan peningkatan penelusuran “electric car” (mobil listrik) sebesar 54%, “emisi mobil” sebesar 85%, dan “kendaraan ramah lingkungan” sebesar 230%.

Melihat tren perilaku digital konsumen tersebut, Google memberikan lima rekomendasi untuk brand meningkatkan strategi bisnis mereka.

Pertama, Google menyarankan agar brand menjadikan digital sebagai bagian inti dari strategi pemasaran.

Kedua, brand perlu hadir saat pelanggan mengevaluasi opsi yang mereka hadirkan.

Ketiga, gunakan teknologi digital untuk menjalin hubungan yang bermakna dengan pelanggan.

Keempat, pastikan kepercayaan menjadi poros utama dari daya tarik brand.

Kelima, perjuangkan sesuatu yang lebih besar daripada profit.


Sumber : Republika

Share on Google Plus

About PebisnisMuslim.com

Pebisnis Muslim News adalah situs informasi bisnis dan ekonomi Islam yang dikelola oleh Pebisnis Muslim Group.

0 komentar:

Posting Komentar