728x90.id

Meneladani Rasulullah sebagai Wirausahawan, Kader Muhammadiyah Diharapkan Bawa Ekonomi Indonesia Lebih Baik


JAKARTA — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto optimis Muhammadiyah mampu melahirkan generasi muda berkarakter Islami, berdaya saing tinggi, dan berpengetahuan luas, serta menjadi game changer di tengah situasi sulit.

Menko Airlangga pada, Sabtu (5/3) menyebut karakter yang dimiliki oleh Kader Muhammadiyah, terlebih Pemuda Muhammadiyah diharapkan melahirkan ide-ide baru untuk membawa ekonomi Indonesia kearah yang lebih baik. Kader Muhammadiyah menurutnya juga harus meneladani Nabi Muhammad SAW pada sisi kewirausahaannya.

“Saya juga mengajak para Pemuda Muhammadiyah banyak terjun menjadi wirausaha di masa depan, meneladani Nabi Muhammad SAW yang juga merupakan wirausahawan sejati,” pinta Menko Airlangga di acara seminar yang diadakan PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Meneladani Nabi Muhammad SAW sebagai wirausahawan, memiliki dampak luas terhadap masyarakat, khususnya pada bidang ekonomi. Pasalnya, jika Kader Muhammadiyah mengambil kesempatan sebagai wirausahawan akan membuka kesempatan kerja bagi masyarakat luas. Hal ini juga langkah dakwah progresif di era kekinian.

Dakwah progresif melalui jalur wirausaha berbasis digital selain sesuai dengan kebutuhan umat dan masyarakat, juga memiliki akar atau landasan yang jelas yaitu meneladani Rasulullah Muhammad SAW.
Dari sisi pengguna digital di Indonesia, hingga Januari 2022, jumlah mobile connection mencapai 370 juta atau 133,3% dari total populasi, dengan rata-rata waktu yang dihabiskan satu orang untuk berselancar di internet adalah 8 jam setiap harinya.

“Dalam jangka waktu 2021-2022, pengguna internet di Indonesia juga meningkat 2,1 juta dari sebelumnya. Hal-hal tersebut tentunya akan menjadi modal bagus untuk kita membangun perekonomian di era digital ini,” ujarnya.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, Indonesia memiliki 64,5 juta pemuda dari 270,2 juta penduduk. Data ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki bonus demografi, di mana penduduknya lebih banyak yang berada pada usia produktif ketimbang yang lanjut usia.

“Ini berarti kader Pemuda Muhammadiyah sebagai generasi masa kini akan terlibat di dalamnya dan memainkan peranan penting. Kemampuan dan keunggulan digital natives yang dimiliki generasi muda harus terus diasah,” ungkap Airlangga. []

Sumber: Muhammadiyah

Share on Google Plus

About PebisnisMuslim.com

Pebisnis Muslim News adalah situs informasi bisnis dan ekonomi Islam yang dikelola oleh Pebisnis Muslim Group.

0 komentar:

Posting Komentar