Potensi Bisnis Properti di Belahan Barat Jakarta



 JAKARTA--Kinerja positif sektor industri selama pandemi juga sebelumnya digambarkan konsultan properti, Knight Frank melalui Asia Pacific Warehouse Review dimana diindikasikan pertumbuhan harga subsektor industri di Jakarta sempat alami peningkatan berkisar 2,8 persen untuk periode 2020-2021. Angka tersebut bahkan lebih besar dari rerata angka peningkatan harga sektor industri di wilayah Asia Pasifik yang berada di kisaran 0,7 persen.

Sedangkan total pasokan kawasan industri di wilayah Jakarta saat ini mencapai 13.711 hektar, di mana terdapat tambahan dari koridor timur dan barat yang mempersiapkan pengembangan atas stok lahan yang dimiliki."Kami melihat potensi di sektor industri di wilayah Jakarta terus tumbuh, terlihat dari geliat pengembang yang mempersiapkan pembukaan lahan baru untuk menambah stok," kata Senior Research Advisor Knight Frank Research Syarifah Syaukat dalam sebuah diskusi dari belum lama ini.

"Kami melihat potensi di sektor industri di wilayah Jakarta terus tumbuh, terlihat dari geliat pengembang yang mempersiapkan pembukaan lahan baru untuk menambah stok," kata Syarifah Syaukat. Pembukaan lahan baru tersebut oleh pengembang di beberapa lokasi dilakukan untuk mengantisipasi permintaan pada masa mendatang.

Hal tersebut sejalan dengan upaya sejumlah pengembang yang bersemangat memasarkan produk terbaru mereka di berbagai lokasi. Seperti yang dilakukan pengembang Paramount Land melalui proyeknya Paramount Petals, sebuah kota mandiri baru seluas 300 Hektar di Barat Jakarta. Pengembang ini meluncurkan New Aster, hunian berkonsep modern minimalis yang hadir dengan berbagai penyempurnaan desain dan tata letak ruang yang lebih efisien. "Hunian ini merupakan kota mandiri baru di barat Jakarta, pertama kali diperkenalkan pada Juli2021, mengusung konsep one-stop- living," kata M. Nawawi, Direktur Paramount Land dalam keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu. Mengusung konsep ‘one-stop- living’, saling terintegrasi antara hunian, komersial, bisnisdengan fasilitas kota lainnya. Klaster Aster merupakan klaster pertama dan dilanjutkan Canna yangmendapat respons luar biasa dari masyarakat, selanjutnya New Aster. Merespon antusiasme dan permintaan masyarakat yang tinggi sekaligus menjaga momentum pertumbuhan kota, New Aster merupakan kelanjutan dari klaster Aster tahap pertama yang telah terjual habis.


Sumber: Republika

Share on Google Plus

About PebisnisMuslim.com

Pebisnis Muslim News adalah situs informasi bisnis dan ekonomi Islam yang dikelola oleh Pebisnis Muslim Group.

0 komentar:

Posting Komentar