728x90.id

Kolaborasi, Kini Naik KRL Bisa Pesan Tiket Melalui Gojek


 

JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melalui PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) berkolaborasi dengan GoTo untuk mempermudah pengguna kereta rel listrik (KRL). Dengan adanya kolaborasi tersebut, kini untuk naik KRL bisa memesan sekaligus melakukan pembayaran melalui aplikasi Gojek. 

"Yang kami launching sekarang ini, merupakan upaya dari kita supaya pelanggan yang  menggunakan moda transportasi ini (KRL) bisa nyambung menggunakan GoRide," kata Direktur GoTo sekaligus Head of Indonesia Sales dan Operasional Gojek Catherine Hindra Sutjahyo dalam konferensi pers di Stasiun Juanda, Rabu (22/6/2022). 

Terlebih Catherine megungkapkan, Gojek memiliki data potensial yang menggunakan GoRide juga pengguna KRL. Berdasarkan data yang ia miliki, Catherine menyebut 50 persen atau satu dari dua pengguna GoRide memiliki perjalanan dari dan menuju stasiun KRL. "Yang paling ramai sering didatangi 11 stasiun," ujar Catherine. 

Untuk itu, Catherine menilai kolaborasi Gojek dengan KCI merupakan kerja sama potensial dan bisa meningkatkan ekosistem transportasi antarmoda. Bahkan saat ini, KCI atau KAI Commuter mencapai penjualan tiket perhari mencapai 1,2 juta penumpang. 

Catherine yakin meskipun belum menetapkan target, peluncuran resmi inovasi terintegrasi ini memungkinkan pengguna membeli tiket langsung di aplikasi Gojek. "Kemudahan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan loyalitas pengguna, bahkan menarik minat masyarakat untuk menggunakan transportasi publik khususnya KRL," jelas Catherine. 

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia Roppiq Lutzfi Azhar mengungkapkan kolaborasi antara KAI Commuter dan GoTo melalui Gojek akan memberi manfaat bagi pengguna harian KRL yang jumlahnya mencapai 1,2 juta orang per hari. Roppiq yakin kolaborasi dengan Gojek juga memiliki skala pengguna yang besar akan semakin memperluas jangkauan KAI Commuter untuk mengajak masyarakat menggunakan transportasi publik. 

"Dengan ini, tiket KRL dapat dibeli melalui aplikasi Gojek melalui fitur GoTransit, pengalaman masyarakat naik KRL Commuter Line bisa menjadi lebih lancar," tutur Roppiq. 

Sementara itu, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo mengapresiasi langkah Gojek dalam menghadirkan GoTransit. Tiko, sapaan akrabnya, menilai dengan kolaborasi secara strategis antara KAI Commuter yang merupakan anak usaha KAI tersebut untuk meningkatkan standar pelayanan publik.

"Di sektor transportasi, kehadiran kolaborasi ini semakin melengkapi layanan transportasi publik yang disediakan oleh BUMN. Apalagi, elemen konektivitas dan integrasi bersifat krusial dalam menciptakan transportasi yang berkualitas. Kolaborasi ini sejalan dengan peran BUMN sebagai agen pembangunan untuk melayani masyarakat," ungkap Tiko. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pada 2020, tercatat baru 25 persen masyarakat di Jakarta yang menggunakan transportasi umum. Budi yakin konektivitas antarmoda serta kehadiran titik-titik transit-oriented development (TOD) seperti yang diupayakan oleh Gojek dan KCI berperan kunci dalam mendorong penggunaan transportasi umum oleh masyarakat.

"Maka kami sangat mengapresiasi sinergi dan komitmen yang dijalankan oleh Gojek dan PT KCI melalui inovasi-inovasi yang hadir di layanan GoTransit," ucap Budi. 


Sumber: Republika

Share on Google Plus

About PebisnisMuslim.com

Pebisnis Muslim News adalah situs informasi bisnis dan ekonomi Islam yang dikelola oleh Pebisnis Muslim Group.

0 komentar:

Posting Komentar