majalahtabligh.com

Inflasi Mei Tembus 3,08%! Beras hingga Emas Jadi Biang Keladi, Lampaui Ekspektasi Pasar


 

Inflasi Indonesia pada Mei 2026 tercatat sebesar 3,08% secara tahunan (YoY), meningkat dari 2,42% pada April sekaligus lebih tinggi dari konsensus pasar sebesar 2,94%. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) naik dari 108,07 pada Mei 2025 menjadi 111,4 pada Mei 2026. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi pendorong utama dengan inflasi 4,94% dan andil sebesar 1,43% terhadap inflasi tahunan. Komoditas yang paling besar menyumbang kenaikan harga antara lain ikan segar, beras, daging ayam ras, minyak goreng, cabai rawit, sigaret kretek mesin, dan cabai merah.

Selain pangan, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mencatat inflasi tinggi sebesar 10,35% dengan andil 0,7%, terutama dipicu kenaikan harga emas dan perhiasan. Tekanan inflasi disebut semakin terasa akibat dampak konflik Timur Tengah, termasuk gangguan di Selat Hormuz yang mendorong kenaikan biaya logistik, energi, hingga pupuk. Harga pangan global juga terus meningkat, dengan indeks harga pangan dunia versi FAO naik selama tiga bulan beruntun dan mencapai level tertinggi sejak Februari 2023. Sementara itu, harga beras acuan Thailand melonjak sekitar 20% pada Mei, menjadi kenaikan bulanan tertinggi sejak 2008 seiring meningkatnya biaya produksi akibat lonjakan harga pupuk.


Sumber: BPS, Bloomberg Technoz / Tuntun Sekuritas

Share on Google Plus

About PebisnisMuslim.com

Pebisnis Muslim News adalah situs informasi bisnis dan ekonomi Islam yang dikelola oleh Pebisnis Muslim Group.

0 komentar:

Posting Komentar