Peminat Mudik Gratis Membludak, Kemenhub Tambah Anggaran


  

JAKARTA — Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka pendaftaran mudik gratis bus dan truk untuk mengangkut sepeda motor pada 9 April 2022. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengungkapkan akan menambah alokasi anggaran untuk mengakomodasi mudik gratis yang peminatnya cukup membludak. 

“Karena minat cukup tinggi, Pak Menteri minta untuk tambah anggaran lagi,” kata Budi kepada Republika.co.id, Senin (11/4/2022). 

Meskipun begitu, Budi belum bisa memastikan besaran pasti tambahan anggaran untuk mudik gratis tersebut. Hanya saja, Budi menargetkan tambahaan anggaran mudik gratis yang akan disiapkan sama seperti yang sudah direncanakan tahun ini yakni Ro 10 miliar sehigga total menjadi Rp 20 miliar. 

Sebelumnya, Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub menyiapkan sebanyak 350 unit bus untuk program mudik gratis 2022. Program tersebut kembali dibuka agar masyarakat untuk tidak mudik dengan sepeda motor apalagi dengan muatan yang sarat penumpang dan barang.

Hanya saja, Budi mengungkapkan anggaran mudik gratis tahun ini tidak terlalu besar. Sebelum alokasi anggaran ditambah, kuota masyarakat yang dapat ditampung yaitu 10.500 penumpang dengan 350 unit bus. Pendaftaran dimulai tanggal 9 April dengan tujuan 14 kota di Jawa Tengah. 

Ditjen Perhubungan Darat menyediakan 270 bus untuk mengangkut 8.100 penumpang. Sementara untuk balik disediakan 80 bus untuk mengangkut 2.400 penumpang. Lalu untuk kuota truk bagi sepeda motor disediakan 34 unit truk guna mengangkut 1.020 unit motor.

Sejak pendaftaran mudik gratis dibuka melalui daring pada laman mudikhubdat2022.com. Hanya saja saat ini laman tersebut belum bisa diakses kembali dan ditutup sementara karena proses validasi data. 

Keberangkatan bus mudik gratis ini dijadwalkan pada 28 April 2022. Rencananya. 14 kota tujuan mudik tersebut yaitu Tegal, Semarang, Demak, Kudus, Boyolali, Solo, Klaten, Wonogiri, Wonosari, Yogyakarta, Magelang, Wonosobo, Kebumen, dan Purwokerto. 

Sementara untuk keberangkatan arus balik disiapkan bus dari lima kota yakni Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Wonogiri. Untuk menampung motor yang akan dibawa pemudik, juga telah menyiapkan sebanyak 34 unit truk yang akan diberangkatkan menuju Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Wonogiri. 

Syarat lainnya untuk mudik gratis ini yaitu wajib memiliki dokumen sah kependudukan seperti KTP dan KK, sudah vaksin lengkap atau booster. Bagi calon pemudik yang baru vaksin dosis kedua diwajibkan membawa hasil tes antigen maksimal 1x24 jam atau PCR maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan. Sementara bagi yang baru mendapatkan dosis pertama wajib membawa bukti tes PCR maksimal 3x24 jam sebelum pemberangkatan. 

Bagi pemudik yang memiliki kondisi kesehatan khusus dapat membawa bukti hasil tes PCR 3x24 jam dan surat keterangan rumah sakit pemerintah bahwa yang bersangkutan belum atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19 pada saat pemberangkatan. Bagi anak-anak wajib menyerahkan dokumen KK. 

Selama pendaftaran dan proses keberangkatan peserta mudik gratis ini wajib mendownload dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Bagi calon pemudik yang tidak mempunyai smartphone maka dapat membawa bukti kartu vaksin dan booster.


Sumber : Republika

Share on Google Plus

About PebisnisMuslim.com

Pebisnis Muslim News adalah situs informasi bisnis dan ekonomi Islam yang dikelola oleh Pebisnis Muslim Group.

0 komentar:

Posting Komentar