majalahtabligh.com

Ilham Habibie Mundur dari Bank Muamalat


JAKARTA -- Komisaris Utama dan Komisaris Independen Bank Muamalat, Ilham Akbar Habibie telah mengajukan surat pengunduran dirinya dari posisi tersebut. Sekretaris Perusahaan Bank Muamalat, Hayunaji mengatakan pengesahan pengunduran diri ini akan diagendakan dalam RUPS terdekat.    

"Pengunduran diri tersebut disebabkan karena telah tuntasnya proses penguatan modal dengan masuknya BPKH sebagai pemegang saham pengendali Bank Muamalat," katanya, Selasa (24/5/2022).

Pengunduran diri tersebut juga merupakan bagian dari perubahan kepemilikan yang terjadi di Bank Muamalat. Dengan masuknya pemegang saham pengendali baru, Hayunaji mengatakan pemegang tongkat estafet sebagai komisaris utama akan diserahkan kepada BPKH untuk menentukannya.

Bank Muamalat telah diakuisisi oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang kini menempatkan dua pengurusnya sebagai komisaris yakni Juni Supriyanto dan Sulistyo Budi. Keduanya masih menjalani proses Penilaian Kemampuan dan Kepatuhan dari Otoritas Jasa Keuangan setelah ditetapkan dalam RUPSLB 28 Februari 2022 lalu.

"Kami juga berterima kasih atas segala kontribusi yang telah diberikan oleh Ilham selama menjabat di Bank Muamalat," katanya.

Ilham Akbar Habibie telah menjabat posisi Komisaris Utama dan Komisaris Independen Bank Muamalat Indonesia sejak penunjukannya berdasarkan hasil RUPS Tahunan tanggal 28 Juni 2018 dan mendapatkan keputusan efektif dari OJK tanggal 26 Maret 2019. Ia sempat memimpin Alfalah yang semula akan menyuntikan dana ke Bank Muamalat.

Saat ini, susunan Dewan Komisari Bank Muamalat meliputi Ilham A Habibie sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen, Sulistyo Budi sebagai Wakil Komisaris Utama, Iggi H Achsien sebagai Komisaris Independen, Edy Setiadi sebagai Komisaris Independen, Juni Supriyanto dan Andre Mirza Hartawan sebagai Komisaris.[]

Sumber: Republika

Share on Google Plus

About PebisnisMuslim.com

Pebisnis Muslim News adalah situs informasi bisnis dan ekonomi Islam yang dikelola oleh Pebisnis Muslim Group.

0 komentar:

Posting Komentar