728x90.id

Pos Indonesia Perkuat Transformasi Digital



 JAKARTA -- PT Pos Indonesia (Persero) terus melakukan transformasi untuk mengikuti perubahan zaman dengan menyediakan layanan digital. Perseroan yang hampir berumur 276 tahun itu menyadari, tansformasi digital menjadi roda pendorong bisnis perseroan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. 

"Transformasi digital menjadi roda pendorong bisnis perseroan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Salah satu caranya dengan menyediakan aplikasi PosAja! dan Pos Pay," ujar Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Siti Choiriana, lewat keterangannya, Jumat (29/7/2022). 

Choiriana menerangkan, aplikasi PosAja! melayani pelanggan di bidang jasa kurir atau pengiriman surat dan paket. Aplikasi tersebut juga telah terintegrasi dengan marketplace yang ada di Tanah Air. Menurut dia, kemudahan tersebut akan sangat terasa oleh masyarakat yang memiliki kegiatan belanja daring. 

"Soalnya fitur dalam aplikasi tersebut telah dirancang untuk melayani pelanggan dengan lebih cepat lagi," katanya. 

Adapun aplikasi Pos Pay melayani pembayaran melalui digital. Pelanggan hanya perlu mendaftar akun, setelah itu bisa menggunakan sejumlah fitur mulai dari pembayaran listrik, tagihan air, isi pulsa, kurir, tagihan premi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, hingga pengiriman uang bagi para pensiunan. 

“Jadi masyarakat tak perlu repot dan capek untuk bepergian, tinggal mengakses aplikasi PosAja! dan Pos Pay untuk kegiatan transaksinya,” kata Choiriana. 

Menurut dia, aplikasi itu dapat diunduh secara gratis melalui gawai masyarakat berbasis Android maupun iOS. Untuk gawai berbasis Andriod dapat mengakses melalui Play Store, sedangkan iOS melalui App Store. Fitur-fitur yang tersedia ia sebut dapat memudahkan pelanggan karena hampir semua layanan yang ada di kantor telah dipindah ke dalam gawai yang biasa disimpan di kantong. 

"Karena itu, aplikasi ini sangat cocok bagi kaum milenial dan generasi Z yang terbiasa dengan teknologi," kata dia. 

Selain memudahkan masyarakat, kata Choiriana, transformasi digital juga dilaksanakan untuk menepis paradigma di masyarakat mengenai Pos Indonesia yang melekat dengan para orang tua. Dia memaklumi perspektif itu, karena Pos Indonesia hampir berusia tiga abad. 

“Dulu Pos Indonesia sering dipakai oleh orang tua untuk berkirim surat, namun di era digitalisasi sekarang generasi milenial dan gen Z juga tetap bisa menggunakan pelayanan Pos Indonesia melalui Pos Aja! dan Pos Pay,” terang dia. 

Dia mengatakan, aplikasi PosAja! yang dibentuk pada pertengahan tahun lalu itu bertujuan untuk menjawab tantangan layanan kurir digital yang menuntut serba cepat, murah, mudah, dan sederhana. Dulu, sebelum ada transformasi digital, produk pos hanya tersedia pengiriman reguler yang membutuhkan waktu lebih lama. 

Namun sekarang, kata dia, Pos Indonesia sudah memiliki layanan premium instan untuk pengiriman paket dan surat dalam kota dengan batas waktu maksimal tiga jam, serta layanan pengiriman sameday dan next day. Selain itu, perseroan juga sudah bekerja sama dengan beberapa e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak terkait jasa pengiriman barang. 

Aplikasi PosAja! awalnya diperuntukkan untuk kurir digital Pos Indonesia, lalu berkembang menjadi aplikasi yang juga bisa dipakai oleh masyarakat umum yang ingin merasakan kemudahan berbelanja. Layanan itu juga sudah dimasukkan ke aplikasi kurir PosAja! yang terhubung dengan marketplace. 

“Aplikasi ini bisa untuk beli sembako, produk fesyen, hingga buku Gramedia. Jadi layanan yang diberikan Pos Indonesia itu semakin mudah, dan layanan kami itu termurah, terpercaya dan terluas,” katanya. 


Sumber: Republika 

Share on Google Plus

About PebisnisMuslim.com

Pebisnis Muslim News adalah situs informasi bisnis dan ekonomi Islam yang dikelola oleh Pebisnis Muslim Group.

0 komentar:

Posting Komentar