728x90.id

Dorong Produk Dalam Negeri dan UMKM, Semen Indonesia Gandeng Yayasan Dharma Bhakti Astra

 


JAKARTA-- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menjalin kerja sama dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra terkait pembinaan dan fasilitasi pemasaran UMKM. Adapun kolaborasi ini dalam rangka mendukung program peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN).

Direktur Utama Semen Indonesia, Donny Arsal mengatakan kerja sama ini meliputi pemberian pelatihan dan pendampingan kepada UMKM binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra agar mampu menghasilkan produk yang sesuai dengan standar quality, cost, delivery (QCD). Sekaligus juga memberikan kesempatan UMKM menjadi rantai pasok perusahaan.“Dalam hal ini Semen Indonesia akan membeli produk UMKM Binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra berupa sparepart guna mendukung kebutuhan operasional perusahaan,” ujarnya dalam keterangan tulis, Jumat (8/7/2022).

Menurutnya kerja sama ini sejalan dengan Instruksi Presiden (INPRES) No 2 tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Harapannya dengan penggunaan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang semakin tinggi, keberadaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga lembaga negara, mulai dari level daerah hingga pusat, dapat menjadi pasar yang kondusif dan ramah bagi produk-produk berkualitas hasil produksi UMKM dalam negeri.

Semen Indonesia sebagai BUMN akan selalu mendukung program yang dicanangkan oleh pemerintah, terutama dalam mewujudkan kontribusi BUMN bagi Indonesia, salah satunya yaitu Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, yang diwujudkan melalui program percepatan P3DN.

”Kolaborasi dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra merupakan salah satu bukti keseriusan Semen Indonesia dalam melaksanakan inisiatif strategis terkait keberpihakan terhadap UMKM dan TKDN khusus substitusi kebutuhan impor, khususnya rantai pasok suku cadang (sparepart),” ucapnya.

Lebih lanjut Donny Arsal menyampaikan, Yayasan Dharma Bhakti Astra sebagai salah satu Yayasan Astra yang fokus membina UMKM sejak 1980 akan menjembatani Semen Indonesia untuk menjadi ‘Ayah Angkat’ bagi para pelaku UMKM yang telah terverifikasi kualitas produk dan kredibilitas kinerjanya. Nantinya, UMKM-UMKM binaan ini akan dapat memproduksi sekaligus memasok produknya sesuai dengan kebutuhan operasional Semen Indonesia.

Sementara itu, Direktur Operasi Semen Indonesia, Yosviandri menambahkan, melalui kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan capaian TKDN pada komponen-komponen operasional Semen Indonesia lewat pasokan produk yang handal secara teknis dan ekonomis, hasil buatan UMKM binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra , sesuai target operational excellence dan nilai TKDN sparepart Semen Indonesia Group. Sekaligus, kolaborasi ini menjadi wujud implementasi dari kebijakan pemerintah, industri akan dapat tumbuh dan berkembang hanya jika produknya digunakan, baik untuk mencapai skala ekonomi maupun peningkatan kualitas produknya.

Ketua Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra Sigit P Kumala menyampaikan, sejalan dengan semangat Yayasan Dharma Bhakti Astra pada 2022, yaitu Kolaborasi Tumbuh Bersama UMKM, Yayasan Dharma Bhakti Astra berupaya berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung UMKM naik kelas termasuk dengan Semen Indonesia.

Sigit berharap, melalui kolaborasi ini Yayasan Dharma Bhakti Astra bersama Semen Indonesia dapat membentuk tim kecil untuk mengawal pelaksanaan development komponen agar mencapai target QCD, melalui pelaksanaan dan evaluasi pelatihan serta pendampingan teknis yang dilakukan Semen Indonesia, dan pelatihan serta pendampingan manajemen yang dilakukan Yayasan Dharma Bhakti Astra .“Kolaborasi ini diharapkan bisa menjadi pelopor bagi BUMN lainnya untuk melibatkan UMKM sebagai bagian dari rantai pasoknya,” ucapnya. 


Sumber: Republika 

Share on Google Plus

About PebisnisMuslim.com

Pebisnis Muslim News adalah situs informasi bisnis dan ekonomi Islam yang dikelola oleh Pebisnis Muslim Group.

0 komentar:

Posting Komentar